SLOTASIA365 TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI),SLOTASIA365 selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat menyambut turnamen empat tahunan itu terus terasa di tanah air. "Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026 sudah terasa jauh sebelum pertandingan dimulai. Setiap hari ada percakapan, ada konten, ada emosi yang terus bergerak. Piala Dunia memiliki daya tarik seperti cerita berseri, membuat publik ingin terus mengikuti dan menantikan pertandingan berikutnya," ujar Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI Ezki Suyanto, dikutip dari pernyataan resmi, Minggu. Pihak TVRI menyatakan, percakapan soal Piala Dunia 2026 tersaji di berbagai kota di Indonesia, mulai dari warung kopi, kampus hingga ruang keluarga. Pembicaraannya menyangkut beberapa hal termasuk mengenai negara unggulan, pemain bintang, jadwal pertandingan, hingga rencana nonton bersama. Selain itu, fenomena tersebut juga semakin menguat di media sosial seperti TikTok, Instagram dan X, yang dipenuhi konten kreatif bertema Piala Dunia 2026, mulai dari video reaksi penggemar, prediksi skor, mengenang momen legendaris Piala Dunia sebelumnya, hingga tren konten ber-tagar#RoadToWorldCup2026 dan #NontonPialaDunia. Interaksi digital tersebut, menurut TVRI, menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari budaya populer dan percakapan kolektif masyarakat. Baca juga: TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin" Oleh karena itu, Ezki menegaskan, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 menganggap antusiasme tersebut sebagai energi positif untuk menghadirkan siaran yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. TVRI memosisikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum kebersamaan nasional, di mana publik dapat menikmati pertandingan secara mudah, berkualitas, dan merata dari Sabang hingga Merauke. Ezki memaparkan, siaran Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga pengalaman menonton yang membangun kedekatan emosional dengan pemirsa. Melalui pendekatan siaran yang adaptif dengan ekosistem digital, dia menambahkan, TVRI berupaya menjadikan Piala Dunia sebagai ruang interaksi publik, baik di layar televisi maupun di media sosial. Bukan cuma itu, euforia Piala Dunia itu diyakini berdampak pada meningkatnya aktivitas sosial masyarakat, seperti nonton bareng di ruang publik, kegiatan komunitas, hingga pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah. Momentum itu memperlihatkan bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya peristiwa global, tetapi juga peristiwa sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia. Dengan semangat kebersamaan tersebut, TVRI berkomitmen menghadirkan siaran Piala Dunia FIFA 2026 sebagai tontonan yang menyatukan, menghibur, dan menguatkan rasa kebangsaan. Itu menjadikan pesta sepak bola dunia tersebut benar-benar milik seluruh rakyat Indonesia. Baca juga: TVRI modernisasi penyiaran demi hadirkan Piala Dunia ke pelosok negeri Baca juga: TVRI siarkan Piala Dunia 2026, perkuat peran layanan publik
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
相关推荐
-
Borneo bersyukur bawa pulang satu poin dari kandang Persija
-
Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
-
Malut United evaluasi lini pertahanan setelah imbang 3
-
Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
-
Persita perpanjang penderitaan Madura United dengan kemenangan 4
-
Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- 最近发表
-
- Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs Persik
- TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
- Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
- Persib Bandung terus pantau kondisi Febri Hariyadi
- Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- Pelatih Persib: Laga lawan Persebaya akan berlangsung sengit
- PSIM kembali menang, Van Gastel masih beri catatan evaluasi
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- 随机阅读
-
- Pelatih Persebaya puji mental pemain usai tahan imbang Persib
- Persib Bandung berpesta lima gol ke gawang Madura United
- Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
- Jadwal Super League pekan 25: Persib jamu Persik, Borneo vs Persebaya
- Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
- Kontra Bali, Persijap berharap ulangi performa seperti lawan Persebaya
- Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- SIWO PWI Pusat kecam intimidasi ofisial Malut United terhadap wartawan
- Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- Tiga pemain diaspora diundang ikuti seleksi timnas Indonesia U17
- Pelatih Borneo menilai Rivaldo Pakpahan layak masuk timnas Indonesia
- Lawan PSBS Biak, debut Imran Nahumarury bersama Semen Padang
- Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- Libas Persebaya 5
- Gustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM Makassar
- Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- Donny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lama
- 搜索
-
- 友情链接